Kolaborasi Madrasah Terpadu Tulungagung dengan UIN SATU Tulungagung Mewujudkan Madrasah Digital
MTsN 1 Tulungagung - Rapat Koordinasi Madrasah Terpadu pada Senin
(8/5/2023) merupakan wujud kolaborasi dalam rangka mewujudkan program Madrasah
Digital. Rakor internal yang dihadiri oleh Kasubdit KSKK Kemenag RI ini menjadi
tindak lanjut pelaksanaan Launching Madrasah Digital yang dilaksanakan pada
Sabtu (6/5/2023) lalu. Madrasah Terpadu, MTsN 1 dan MAN 1 Tulungagung, turut menggandeng
UIN Sayyid Rahmatullah Tulungagung dalam menyukseskan transformasi digital yang
dilakukan. Mengingat UIN SATU merupakan satu-satunya Universitas Negeri di Tulungagung
yang menerapkan sistem digital secara menyeluruh dalam pelayanan dan secara
historis, pendiri MAN 1 dan UIN 1 Tulungagung merupakan tokoh ulama yang sama,
yaitu KH. Arief Mustaqiem.
“Bukan hanya The Real Madrasah Digital,
rapat koordinasi ini lintas jenjang ini membuktikan bahwa Madrasah Terpadu di
Tulungagung ini The Real Kolabarasi (Collaboration),” tegas
sambutan Dr. H. Suwardi, M.Pd. yang disampaikan secara virtual.
Istimewa, rakor internal ini dihadiri
langsung oleh Kasubdit KSKK Kementerian Agama RI, Dr. H. Suwardi, M.Pd.; Kepala
Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, Dr. Moh. Nasim, M.Pd.; Direktur
Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah sekaligus Ketua Komite MAN 1 Tulungagung,
Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag.; Komite MAN 1 Tulungagung sekaligus Ketua Tim
Madrasah Digital Terpadu, Prof. Dr. Achmad Patoni, M.Ag.; dan Kepala Madrasah,
Dr. H. Bambang Widarsono, M.KPd.
“Program
Digitalisasi merupakan tuntutan Internasional sehingga harus segera dimulai
dari sekarang,” ungkap Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag. Prof. Dr. Achmad Patoni, M.Ag.
menambahkan bahwa digitalisasi di madrasah ini dapat disiapkan, mulai perangkat
pembelajaran sampai layanan sistem administrasinya. “Digitalisasi ini bukan
hanya sekadar untuk memenuhi tantangan zaman, melainkan untuk memperkuat dan
mempercepat proses dalam rangka transfer of knowledge,” jelas Prof.
Dr. Achmad Patoni, M.Ag.
Madrasah Digital merupakan program yang
menjadi tonggak sejarah terbentuknya Madrasah Terpadu di Tulungagung. Kasubdit KSKK
Kemenag RI berharap nantinya Madrasah Terpadu ini dapat memperluas jaringan
kolaborasi bersama jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri setempat. Hal tersebut bertujuan
agar transformasi digital dapat dilaksanakan secara meluas sehingga madrasah di
lingkup Kementerian Agama Republik Indonesia semakin maju dan dapat menebarkan manfaat
bagi masyarakat luas. (red/nzl)
MTsN 1 Tulungagung